PANRITAPOST.COM | PARIGI MOUTONG, 24 September 2026 — Manajer Mandiri Dusbar FC, Ramadhan, menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap putusan yang diambil Panitia Turnamen Berani Cup Desa Lemo, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong. Keputusan tersebut dinilai tidak berkeadilan dan mencederai semangat olahraga.
Pernyataan ini disebarkan melalui akun media sosial oleh Afriyanti Maru, yang memuat rilis resmi dari pihak tim.
Dalam keterangannya, Ramadhan menegaskan bahwa keputusan yang meloloskan tim yang kalah untuk masuk ke babak final sangat janggal dan tidak mencerminkan hasil di lapangan.
“Kami tidak mempersoalkan kemenangan atau kekalahan, tetapi keadilan harus tetap ditegakkan. Yang menang harus naik, yang kalah harus turun. Jika hal seperti ini dibiarkan, ke depannya siapa lagi yang akan mempercayai kegiatan ini?” ujar Ramadhan.
Sorotan dari masyarakat pun mengalir deras. Andi Rizael menuliskan: “Baru kali ini di Berani Cup tahun 2026 yang kalah masuk final.”
Afriyanti Maru juga menambahkan keterangan lanjutan yang menyebutkan adanya kejanggalan lain dalam proses keputusan panitia yang belum dijelaskan secara transparan kepada seluruh peserta maupun masyarakat.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak panitia pelaksana Berani Cup Desa Lemo. Masyarakat berharap persoalan ini segera diklarifikasi secara terbuka agar kepercayaan terhadap kegiatan olahraga di desa tetap terjaga.
Penulis: Moh. Umar
Sumber: Panritapost.com








