PANRITAPOST.COM | PARIGI MOUTONG, 16 Oktober 2026 — Suasana Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong terasa khidmat pada Kamis pagi, 15 Oktober 2026. Puluhan tamu undangan hadir untuk menyaksikan momen penting bagi arah pembangunan daerah ke depan. Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom., secara resmi melantik dan mengambil sumpah 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Prosesi pelantikan berjalan lancar dan tertib. Para pejabat yang baru dilantik menandatangani pakta integritas sebagai bukti keseriusan mereka menjalankan amanah. Salah satu poin penting pakta integritas menyatakan kesediaan pejabat untuk dikembalikan pada posisi semula apabila dinilai tidak berkinerja baik atau melanggar ketentuan yang berlaku.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Parigi Moutong, Sekretaris Daerah, Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, unsur Forkopimda, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati H. Erwin Burase mengucapkan selamat dan sukses kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Beliau mengingatkan bahwa amanah jabatan berbanding lurus dengan tanggung jawab yang dipikul, baik di dunia maupun di akhirat.

“Semakin tinggi amanah yang dipercayakan kepada kita, tentu semakin besar pula tanggung jawab yang diemban. Bapak-Ibu kini berada di pucuk pimpinan tertinggi Organisasi Perangkat Daerah masing-masing, maka tugas ke depan tentu tidak ringan,” ujar Bupati Erwin Burase.

Bupati menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah nyata untuk mengoptimalkan kinerja Pemerintah Daerah demi mewujudkan visi “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” melalui program Gerakan Membangun Desa. Dalam waktu dekat, seluruh pimpinan OPD diharapkan menyiapkan rencana kerja dan mempresentasikannya kepada Bupati sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan.

Bupati meminta Sekretaris Daerah untuk segera menerapkan manajemen talenta secara berkelanjutan. Setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi kinerja, dan pejabat eselon II yang dinilai belum memenuhi standar kinerja atau melanggar pakta integritas akan dipertimbangkan untuk ditempatkan pada posisi lain yang lebih sesuai.

“Harapan saya hanyalah pengabdian terbaik dari Bapak-Ibu sekalian. Amanah ini bukan milik pribadi. Saya akan senantiasa memantau perkembangan kinerja seluruh jajaran pimpinan. Jika nanti terdapat penyesuaian penugasan, hal itu dilakukan semata-mata demi keberhasilan pembangunan daerah yang lebih efektif,” ujarnya dengan tegas namun santun.

Mengenai belum dilantiknya satu jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati menjelaskan bahwa proses seleksi saat ini sedang dalam proses penyelesaian di Pengadilan Tata Usaha Negara, dengan putusan yang dijadwalkan dibacakan pada 17 November 2026.

“Kita ingin memastikan setiap proses berjalan dengan keadilan. Meskipun proses hukum ini tidak menghambat pelantikan jabatan lain, untuk satu posisi terkait sengketa ini, kita tunda sementara waktu. Apapun keputusan yang diambil oleh pengadilan, itulah yang akan kita laksanakan,” ungkap Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh kepala OPD untuk senantiasa berinisiatif dan bekerja secara proaktif. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, justru terbuka peluang besar untuk memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui berbagai program prioritas. Bupati menyampaikan apresiasi kepada instansi yang telah bergerak maju, seperti Dinas Pendidikan yang berhasil menambah 97 sekolah baru, serta Dinas Kelautan dan Perikanan yang memastikan tambahan 13 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.

“Mari kita tidak menunggu arahan untuk bergerak. Ciptakan peluang, jalin kerja sama dengan berbagai pihak, dan bawa program-program bermanfaat ke Parigi Moutong agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat kita, terutama yang masih membutuhkan perhatian lebih,” pesannya.

Berikut daftar 18 pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Parigi Moutong Nomor 800.1.3.3/504/BKPSDM tanggal 14 Oktober 2026:

 

1. Muhammad Idrus, S.PI., M.AP. — Staf Ahli Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah

2. Agus Salim, S.Sos. — Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik

3. Dr. Krisdayadi Ponco Nugroho, S.STP., M.Si. — Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

4. Ir. Idamsya, S.T., M.M. — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

5. Rifai, S.T., M.Si. — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

6. Hairudin, S.Sos., M.I.Kom. — Kepala Dinas P3AP2KB

7. Sunarti, S.Pd., M.Si. — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

8. Astar Batu Rangka, S.K.M., M.K.M. — Direktur RSUD Anuntaloko Parigi

9. Mohamad Aflianto Hamsa, S.T., M.M. — Kepala Dinas PUPRP

10. Riana Manuarfa, S.Sos., M.Si. — Kepala Badan Kesbangpol

11. I Wayan Gede Purna, S.Pt., M.Si. — Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

12. Ismet, S.E., M.Si. — Kepala Satpol PP dan Damkar

13. Aktorismokai, S.AP., M.AP. — Kepala BKPSDM

14. Erfian Aksayosa, S.STP., M.Si. — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

15. Dadan Pratnajaya, S.Hut. — Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

16. Wahyudin A. Takuloe, S.Sos., M.AP. — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman

17. Darlin, S.KM., M.Kes. — Kepala Dinas Kesehatan

18. Tulus Tri Muyani, S.H. — Kepala DPMPTSP

Catatan: Satu jabatan — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan — belum dilantik, ditunda menunggu putusan PTUN pada 17 November 2026.

Selamat bertugas dan semoga sukses membawa kemajuan bagi Parigi Moutong!

 

Sumber: Portal Resmi Kabupaten Parigi Moutong

Penulis: Tim Media Center Pemkab Parigi Moutong

Editor: Tim PanritaPost