Lewati Morowali dan Banggai, Inilah Kabupaten Pencetak Rekor CKG Tertinggi di Sulawesi Tengah
PANRITAPOST.COM | AMPIBABO, 17 Oktober 2026-Sebuah kabupaten di Sulawesi Tengah berhasil mencetak prestasi luar biasa dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah periode 1 Januari sampai dengan 4 Oktober 2026, Kabupaten Parigi Moutong menempati posisi pertama dengan capaian tertinggi secara provinsi, melampaui kabupaten/kota lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, SKM., M.A.P., menyampaikan data tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di kediamannya, Desa Ampibabo, Kecamatan Ampibabo, pada Sabtu (17/10/2026).
Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Parigi Moutong mencatat sasaran penduduk sebanyak 463.579 jiwa, dengan jumlah kehadiran mencapai 304.845 jiwa. Persentase kehadiran terhadap sasaran tercatat 65,8 persen, sedangkan persentase terhadap target mencapai 144,0 persen — angka tertinggi di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah pada periode pelaporan tersebut.
Disusul oleh Kabupaten Morowali Utara di posisi kedua dengan capaian 123,2 persen, dan Kabupaten Morowali di urutan ketiga dengan 102,4 persen. Sementara capaian terendah tercatat di Kota Palu sebesar 18,0 persen.
“Pencapaian ini datang bertepatan dengan genap satu tahun masa pengabdian Bapak Bupati Erwin Burase, S.Kom. memimpin Kabupaten Parigi Moutong. Angka 144 persen terhadap target berarti partisipasi warga kita sangat tinggi. Angka 65,8 persen terhadap sasaran juga menunjukkan semakin banyak warga yang peduli dan memanfaatkan layanan ini,” terang Darlin.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari inovasi unggulan yang diberi nama GAS — Gerakan Aksi Super Cepat CKG, yang menekankan pada penanganan dan pelayanan kesehatan secara cepat, tepat, dan menjangkau hingga ke tingkat desa.
“Program CKG yang kita laksanakan berjalan efektif, didukung dengan peningkatan penyaluran ketersediaan obat-obatan dari Dinas Kesehatan ke seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Langkah ini memastikan masyarakat tidak hanya terlayani pemeriksaannya, tetapi juga mendapatkan akses pengobatan yang dibutuhkan secara tepat waktu,” jelasnya.
Darlin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di Kecamatan Ampibabo yang telah membantu proses pendataan dan pemeriksaan di lapangan.
“Terima kasih kepada Adi dan rekan-rekan mahasiswa KKN yang telah berpartisipasi aktif dalam pengecekan kesehatan masyarakat. Kehadiran kalian sangat membantu upaya kita di lapangan. Kegiatan ini akan terus kita laksanakan secara rutin setiap tahun, sebagai komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menjaga derajat kesehatan warga,” ujarnya.
Darlin berharap pencapaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan kualitasnya ke depan. “Angka ini bukan sekadar prestasi, melainkan amanah. Semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya.
Penulis: Umar






