PANRITAPOST.COM | JAKARTA, 27 Agustus 2026 — Hasil kerja keras, dukungan penuh, dan proses pembinaan yang berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil manis. Kontingen Pengda Karate-Do Gojukai Sulawesi Tengah berhasil menyabet tiga medali sekaligus di Kejuaraan Nasional Piala Jaksa Agung III Tahun 2026 yang berakhir di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2026).

Perjuangan tidak berjalan sia-sia. Lima atlet terbaik Sulteng turun dengan penuh semangat, membuktikan bahwa proses yang ditempuh dengan disiplin dan ketekunan pasti membawa hasil.

Bukan sekadar soal hasil, ini lebih soal proses perjuangan — khususnya Pengda Sulteng, Dewan Guru, Pelatih dan Pendamping, serta para atlet — untuk sampai ke titik ini. Semua ini adalah bentuk kecintaan kami yang tulus terhadap Perguruan Karate-Do Gojukai Indonesia.

Kami sangat bangga dan berterima kasih bisa bersama Keluarga Besar IKGA Karate-Do Gojukai Indonesia, yang telah memberi ruang bagi kami dari pelosok daerah untuk berpartisipasi, belajar, dan tampil dalam Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung Ke-III di Jakarta yang begitu luar biasa.

Ketiga medali tersebut diraih oleh atlet andalan yang berasal dari wilayah Moutong Barat, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, yang juga merupakan prajurit di Batalyon Infanteri 918/Malintinufu:

– Muh. Rafly Al Piqhi — Emas

– Achmad Hamzah — Perak

– Risky B. Tandai — Perunggu

Sementara itu, dua rekan lainnya juga memberikan penampilan luar biasa dan menjadi kebanggaan: Riski Zainuddin dan Laras Rahayu F. Laeho. Meski belum meraih medali, semangat dan pengalaman yang mereka dapatkan adalah bekal berharga untuk kejuaraan-kejuaraan mendatang.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai pihak, antara lain Pemerintah Daerah Parigi Moutong, Kejaksaan Negeri Parimo, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, KONI Provinsi Sulawesi Tengah, serta Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan Walikota Palu H. Hadianto Rasyid.

Ketua Pengda Gojukai Sulawesi Tengah, Dr. M. Nur Alamsyah, menyambut pencapaian ini dengan rasa syukur dan bangga.

“Tiga medali ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras tidak mengkhianati hasil. Di balik keberhasilan ini ada dukungan dari banyak pihak, konsistensi latihan, dan mental yang ditempa sejak lama. Di antara 21 provinsi yang bertanding, Sulawesi Tengah berdiri sejajar. Ini awal dari langkah yang lebih jauh — ke depannya kami yakin akan ada lebih banyak lagi prestasi yang diukir anak-anak daerah kita,” ujarnya.

official wasit,,Karate-Do Gojukai Sulteng, Fikri, S.Ip., C.L.A., juga menyampaikan apresiasi mendalam.

“Prestasi ini milik kita semua. Terima kasih kepada Pemda Parimo, Kajari Parimo, Kajati Sulteng, KONI Sulteng, dan Bapak Walikota Palu H. Hadianto Rasyid atas dukungannya. Khususnya kepada ketiga atlet dari Yonif 918/Malintinufu — kalian berjuang di dua medan sekaligus, menjaga keamanan rakyat dan mengharumkan nama daerah. Disiplin militer terbukti menjadi kekuatan luar biasa di atas tatami. Semoga sinergi ini terus terjalin,” ungkap Fikri.

Selamat untuk seluruh atlet, Dewan Guru, pelatih, dan pendamping! Kalian membawa pulang medali, tetapi yang lebih berharga — kalian membawa pulang kebanggaan bagi seluruh Sulawesi Tengah. Semoga kecintaan dan pengabdian kita kepada Perguruan Karate-Do Gojukai Indonesia terus menyatu dalam setiap langkah ke depan.

Penulis: Umar
Panritapost, 27 Agustus 2026