PANRITAPOST.COM | PARIGI MOUTONG, 7 September 2026 — Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Parigi Moutong, Drs. H. Mubin Abidin, M.M., berharap pemerintah daerah terlibat langsung dalam pengelolaan dan pengembangan pondok pesantren di daerah ini. Harapan ini disampaikan kepada awak media saat sesi wawancara di Lobi Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (7/9/2026).

 

Sebelumnya, jajaran FKPP telah mengadakan rapat koordinasi bersama Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.E., M.Si., yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati.

 

Harapan Ketua FKPP

“Kami sangat mengharapkan dukungan dan keterlibatan pemerintah secara langsung. Agar pendidikan di pondok pesantren semakin berkembang, sehingga lahir generasi muda yang tidak hanya pintar, tapi juga berakhlak mulia dan berkarakter kuat.”

 

Menurut Mubin Abidin, pondok pesantren adalah lembaga pendidikan yang telah terbukti melahirkan tokoh-tokoh bangsa. Di masa sekarang, tantangan semakin berat, sehingga dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar pesantren tetap kuat dan berkualitas.

 

“Pemerintah dan pesantren harus berjalan bersama. Jika pesantren berkembang, generasi muda kita terlindungi dari hal-hal buruk. Akhlak yang baik adalah dasar pembangunan daerah. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah demi masa depan Parigi Moutong yang lebih baik,” ujarnya.

 

pada kesempatan yang sama ketua FKPp menghimbau kepada semua pengurus pondok pesantren yang ada di kabupaten Parigi dapat berpartisipasi

 

Ketua  FKPP Parigi Moutong, H. Mubin Abidin

 

– 19 pondok pesantren telah terdaftar resmi di Kabupaten Parigi Moutong

 

– ±20 pondok pesantren lainnya masih dalam proses pengurusan izin operasional

 

Jadi total sekitar 39 pondok pesantren di Parigi Moutong, baik yang sudah terdaftar maupun yang masih dalam proses.

 

Bupati Erwin Burase Dukung Penuh

 

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.E., M.Si., menyambut baik pertemuan tersebut dan menegaskan dukungan pemerintah daerah.

 

“Pemerintah sangat menghargai peran pondok pesantren dalam membentuk karakter anak-anak kita. Kerja sama ini akan terus kita perkuat. Pemerintah hadir untuk pesantren, dan pesantren hadir untuk masyarakat,” tegas Bupati Erwin.

 

Dalam rapat tersebut juga dibahas persiapan peringatan Hari Santri Nasional ke-9, yang akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2026 di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong.

 

Turut Hadir:

– Amin — Perwakilan Kemenag Parigi Moutong

– Dr. Basir, M.Si. — Kepala Bidang Satpol PP

– Ustadz Muhammad Kasim Abdul Majid — Pimpinan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah, Parigi Barat

– Ahmad Dahlan Ruslan, S.S. — Sekretaris FKPP Parigi Moutong

– Ustadz Abdul Mukhid, L.C. — Pimpinan Pondok Pesantren Lisaannul Arab

 

Penulis: Tim Panritapost

Panritapost, 7 September 2026